Semua makhluk hidup akan mati pada saatnya, termasuk kucing kesayaangan Anda. apa saja ciri-ciri kucing mau mati? Pada umumnya kucing peliharaan akan menunjukkan beberapa tanda untuk memberi tahu pemiliknya jia ia mengalami masalah pada tubuhnya.
Tanda-tanda yang diberikan kucing tersebut bisa membantu Anda mengidentifikasi masalah yang terjadi sejak awal. Selain itu, Anda juga dapat memberikan penanganan untuk memperpanjang kualitas hidup kucing sedikit lebih lama.
Ciri-ciri Kucing Mau Mati
Sebenarnya, ada banyak ciri-ciri kucing mau mati. Ciri-ciri tersebut umumnya menjadi gejala dari tingkah kucing yang tiba-tiba menjadi aneh. Tanda tersebut bisa menjadi cara komunikasi kucing dengan pemiliknya bahwa keadaannya sedang tidak baik. Berikut penjelasannya secara detail:
1. Tidak Nafsu Makan dan Minum
Menurut penelitian, ciri-ciri kucing mau mati pada umumnya hampir sama dengan manusia. Biasanya kucing tidak ada respon untuk makan dan minum. Kucing hanya tidur karena tidak memiliki tenaga, bahkan untuk bangkit saja ia tidak mampu.
Beberapa obat yang diberikan bisa menyebabkan rusaknya indera penciuman dan perasa kucing, sehingga membuat kucing tidak tertarik pada makanan. Anda bisa mencoba mengatasinya dengan menghangatkan makanan atau menambah sedikit jus tuna.
Langkah ini berguna untuk meningkatkan bau makanan sehingga kucing menjadi lebih tertarik lagi untuk makan. Selain tidak nafsu makan, kucing yang sedang sakit juga sering kali tidak tertarik untuk minum. Hal ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kucing dehidrasi.
Jika kucing masih mau makan, Anda bisa mengakalinya dengan meningkatkan asupan cairan pada makanan. Anda bisa memberikan makanan kaleng atau wet food yang mengandung lebih banyak air dibandingkan dry food.
2. Berat Badan Turun Drastis
Ciri-ciri kucing mau mati selanjutnya adalah penurunan berat badan secara drastis. Hal ini merupakan akibat dari kucing yang tidak mau makan dan minum. Penurunan berat badan secara drastis ini biasanya terjadi pada kucing tua. Hal ini terjadi karena kucing senior lebih berpotensi kehilangan masa otot dibandingkan kucing muda.
Selain itu, pencernaan kucing tua tidak sebaik kucing muda. Kucing kurang mampu mencerna dan membentuk protein yang masuk, sehingga masa otot akan berkurang. Meskipun kucing tetap makan dengan baik, namun tidak menutup kemungkinan berat badannya justru semakin menurun.
Pada umumnya, cachexia menjadi kondisi yang sering menjadi penyebab penurunan berat badan pada kucing. Kondisi ini disebabkan kanker pada tubuh kucing.
Sel kanker yang cepat membelah diri menyebabkan simpanan otot dan lemak pada kucing diserap oleh sel kanker. Oleh karena itu, jika kucing menunjukkan penurunan berat badan secara drastic, segeralah bawa ke dokter hewan.
3. Lesu dan Sulit Bergerak
Ciri-ciri kucing mau mati biasanya akan menjadi kurang aktif. Kucing akan lebih sering tidur dan semakin lemah. Bahkan beberapa kucing akan mengalami depresi dan lesu. Pada kucing senior akan sering mengalami penurunan pergerakan atau malas bergerak karena kehilangan masa otot. Kucing akan mengalami nyeri akibat radang sendi atau masalah kesehatan lainnya.
Kelemahan pada kucing ini bisa dengan mudah diketahui. Anda bisa mengamati melalui beberapa tanda, misalnya kucing tidak bisa melompat tinggi, kesulitan navigasi, hingga tidak bisa melompat kotak pasir yang cukup tinggi.
4. Perubahan Perilaku
Perubahan perilaku dianggap sebagai hal normal yang terjadi pada kucing seiring dengan pertambahan usia. Akan tetapi, jika kucing yang biasanya bersahabat dan aktif tiba-tiba bertingkah lesu dan tertutup, maka bisa menjadi tanda kucing akan mati.
Beberapa kucing kemungkinan akan rewel dan mudah tersinggung. Kucing akan mengalami disfungsi kognitif yang hampir sama dengan penyakit demensia pada manusia. Ada kemungkinan kucing akan berkeliaran di rumah pada malam hari dan menjadi lebih vocal atau berisik dari biasanya.
5. Perubahan Tampilan dan Menjadi Bau
Kucing yang akan mati akan kehilangan energi dan keinginan untuk merawat dirinya. Penampilan kucing akan lebih berantakan dari biasanya. Selain itu, terkadang kucing akan mengeluarkan bau tidak sedang yang cukup menyengat.
Bau tersebut disebabkan oleh penumpukan racun dari dalam tubuhnya. Racun tersebut berasal dari organ kucing yang mulai melemah dan berhenti bekerja dengan baik. Bau tersebut akan semakin menyengat setiap harinya.
6. Perubahan Pola Pernapasan
Perubahan pola pernapasan ini pada umumnya ditunjukkan dengan berbagai gejala, seperti sesak napas, menggigil, hingga napas serak. Perubahan ini tidak boleh dibiarkan. Jika kucing mengalami masalah ini, segeralah membawanya ke dokter hewan terdekat.
7. Bau Mulut
Bau mulut pada kucing bisa menjadi salah satu ciri-ciri kucing mau mati. Kondisi tersebut menujukkan bahwa kucing sedang mengalami sakit yang cukup parah. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan air liur dan pendarahan yang berlebih pada mulut kucing.
Jika kucing mengalami infeksi mulut, kemungkinan seluruh tubuhnya ikut terpapar bakteri dari mulut tersebut. Bau mulut pada kucing juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada jantung dan organ lainnya.
8. Tidak Tertarik pada Benda Favorit
Kucing yang sedang mengalami penurunan kesehatan biasanya akan kehilangan minat terhadap segala hal, termasuk benda favoritnya. Kucing yang akan mati tidak akan responsif terhadap apapun.
9. Sering Kejang
Kucing yang mengalami kejang bisa menjadi ciri-ciri kucing mau mati. Pada umumnya saat kejang, kucing akan melonglong dan melemparkan kepalanya ke belakang. Kondisi ini membuat penggungnya melengkung dengan posisi yang tidak nyaman.
Setelah kejang-kejang, dalam beberapa jam kucing biasanya akan meti. Oleh karena itu, Anda perlu waspada dan segera membawa kucing berobat jika ia mengalami kejang-kejang.
10. Suhu Tubuhnya Rendah
Suhu tubuh normal pada kucing berada diangka 37 hingga 38 derajat celcius. Jika kucing Anda menunjukkan tanda-tanda berupa suhu tubuh yang tidak menentu, bahkan suhunya langsung drop, maka Anda perlu waspada.
Selain itu, detak jantung kucing yang melemah dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka pergerakan organ tubuh lainnya akan ikut melemah bahkan tidak berfungsi. Kondisi ini menjadi penyebab suhu tubuh kucing akan terus menurun.
Anda bisa mengetahui suhu tubuh kucing dengan menggunakan thermometer digital. Caranya dengan memasukkan thermometer ke dalam telinga atau melakukan pengecekan pada area dubur kucing.
Anda jugs bisa cek suhu tubuh kucing dengan merasakan suhu pada cakarnya. Jika cakar kucing terada dingin saat disentuh, maka bisa menjadi tanda kinerja jatungnya sedang melemah. Jantung yang lemah menjadi ciri-ciri kucing mau mati.
11. Kucing Lebih Sering Bersembunyi
Jika kucing Anda sering bersembunyi dan lesu, maka bisa menjadi salah satu ciri-ciri kucing mau mati. Sebenarnya kucing yang bersembunyi merupakan perilaku yang umum pada kucing. Akan tetapi, jika kucing terus menerus bersembunyi dari pemilikna, bahkan di tempat yang jarang ia kunjungi, maka Anda perlu waspada.
Selain itu, kucing peliharaan sering keluar rumah seperti sedang mencari tempat untuk mati. Tindakan ini dipercaya karena ia ingin bersembuyi agar pemiliknya tidak melihat dia ketika mati.
Demikian beberapa ciri-ciri kucing mau mati yang bisa Anda amati. Kehilangan kucing kesayangan tentunya akan sangat menyedihkan. Oleh karena itu, sayangi dan rawatlah kucing Anda sebaik-baiknya.






Leave a Comment