Cara Ternak Hamster yang Baik Bagi Pemula, Pasti Berhasil

Ternak hamster dapat menjadi hobi yang menguntungkan jika hamster tersebut beranak pinak dan laku dijual. Menjual hamster sendiri umumnya tidak terlalu sulit karena banyak peminatnya. Selain itu, harga jualnya juga tinggi. Tapi, bagaimana cara beternak hamster agar berhasil?

Kesuksesan beternak hamster dipengaruhi oleh berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah perawatan hamster, pemilihan induk, dan lingkungan kandang hamster. Oleh karena itu, peternak hamster pemula harus tahu cara merawat, memilih induk, dan mempersiapkan kandang hamster.

Cara Ternak Hamster yang Baik dan Benar

Di bawah ini langkah-langkah beternak hamster.

1. Pilih Jenis Hamster yang Akan Dikembangbiakkan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih jenis hamster yang akan dikembangbiakkan. Di dunia ini terdapat sekitar 20 jenis hamster, tapi hanya sebagian saja yang dapat dipelihara. Mereka yang cocok dijadikan peliharaan umumnya bersifat ramah dan menggemaskan.

Selain itu, beberapa jenis hamster peliharaan memiliki harga jual yang tinggi. Memilih jenis hamster tersebut tentu akan lebih menguntungkan. Perlu diingat bahwa jenis hamster tertentu membutuhkan perawatan yang berbeda dari hamster lainnya.

Berikut ini beberapa jenis hamster yang memiliki banyak peminat.

  • Hamster Syria
  • Hamster White Winter
  • Hamster Roborovski
  • Hamster Campbell
  • Hamster Gansu
  • Hamster Korea

2. Pilih Indukan yang Sehat

Setelah menentukan jenis hamster yang akan dipelihara, maka pemilihan induk jantan dan betina perlu dilakukan. Indukan yang dipilih haruslah berkualitas dan bukan berasal dari keturunan yang sama. Sehingga, anaknya kelak juga berkualitas.

Berikut ini ciri-ciri indukan hamster yang baik.

Hamster Betina

Hamster betina umumnya memiliki bulu yang lebih pendek. Selain itu, hamster ini mempunyai dua lubang pada bagian pantatnya. Kedua lubang ini adalah lubang anus dan vagina serta jaraknya berdekatan.

Indukan betina yang dipilih haruslah sehat. Hal ini dapat dilihat dari gerak-geriknya yang lincah dan bulunya yang berwarna cerah serta mengkilap. Umumnya, induk betina sudah siap kawin pada usia 5 minggu. Tapi, untuk hasil terbaik, sebaiknya pilih induk betina berumur 4 bulan.

Hamster Jantan

Hamster jantan dapat diidentifikasi lewat vents atau penis yang ada di dekat anusnya. Vents tersebut berjarak 1 hingga 2 cm dari anus. Hamster jantan biasanya memiliki bulu yang lebih anjang. Sama seperti betina, hamster jantan siap dikawinkan pada usia sekitar 5 minggu.

Namun, khusus untuk hamster roborovski, mereka biasanya baru siap kawin pada umur 4 sampai 6 bulan. Selain mempertimbangkan usia, pemilihan induk hamster jantan harus mempertimbangkan kesehatan, kejernihan mata, keaktifan, dan keindahan bulu.

3. Persiapkan Kandang Induk Hamster

Kandang yang nyaman dan bersih akan membuat induk-induk hamster merasa relax. Sehingga, mereka akan berkembang biak dengan lebih cepat. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan saat mempersiapkan kandang.

  • Pilihlah kandang yang berukuran besar. Kandang ini dapat berupa kendang kayu atau aquarium.
  • Alasi kendang dengan serbuk kayu. Lengkapi kendang dengan tempat makan dan minum, selimut, dan mainan. Selain itu, beri sekat sementara pada bagian tengah kandang untuk memisahkan hamster jantan dan betina selama beberapa hari.
  • Tempatkan kandang di area yang tenang dan aman dari predator.
  • Bersihkan kandang sekali seminggu.

4. Pemberian Makanan Induk Hamster

Langkah keempat dalam cara ternak hamster adalah pemberian makanan yang sesuai kebutuhan induk hamster.

  • Seekor hamster dewasa memerlukan sekitar 5 gram (satu sendok the) makanan per hari. Makanan ini dapat diberikan pada pagi maupun sore hari.
  • Induk hamster yang sedang hamil sebaiknya diberi makanan dalam jumlah sekitar 10 gram per hari.
  • Pakan yang diberikan sebaiknya adalah campuran berbagai jenis biji-bijian plus pellet. Selain itu, induk hamster sebaiknya juga diberi sayur dan buah-buahan sesekali.
  • Untuk mempercepat proses perkawinan, hamster dapat diberi makanan yang mengandung protein, contohnya telur rebus, dan mengandung ragi.

5. Perawatan Induk Hamster

Selain diberi makan, induk hamster juga perlu dirawat agar tetap sehat dan selalu siap kawin. Perawatan ini perlu dilakukan dalam berbagai cara.

  • Menjaga kebersihan tubuh hamster dengan cara membiarkannya mandi pasir dan menyisir bulunya secara teratur.
  • Menjaga kebersihan kandang, misalnya dengan cara mengganti serbuk kayu alas kandang.
  • Memberi hamster vitamin atau suplemen tambahan.

6. Perkawinan Induk Hamster

Induk hamster perlu mengenal satu sama lain terlebih dahulu sebelum melakukan proses perkembangbiakan. Pada tahap ini, kedua induk mungkin akan berkelahi selama dua atau tiga hari.

Untuk menghindarinya, kedua induk sebaiknya dipisahkan selama sekitar satu minggu dengan cara menyekat kendang. Sehingga, keduanya akan saling mengenali bau-bau masing-masing dan tidak bertengkar.

Proses perkawinan kedua induk hamster biasanya tidak akan langsung terjadi setelah keduanya saling mengenal. Jika induk betina telah terlihat hamil, maka sebaiknya induk jantan dipisahkan dari induk betina. Dengan demikian, hamster betina tidak stress.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan hamster.

  • Induk jantan dapat dikawinkan dengan beberapa betina. Dua ekor induk jantan dapat dikawinkan dengan 10 ekor betina dan ditempatkan dalam satu kandang. Setelah itu, pisahkan induk-induk betina yang hamil.
  • Namun, beberapa pakar ada yang menyarankan peternak untuk mengawinkan 1 jantan dengan 1 betina dalam satu kandang. Hal ini dilakukan agar jantan lebih fokus dalam mengejar betina.
  • Induk hamster betina menjalani masa kehamilan selama 18 hingga 22 hari.
  • Dalam sekali kehamilan, betina dapat melahirkan 3 atau 12 ekor bayi hamster.
  • Induk hamster betina dapat hamil dan melahirkan 3 kali dalam satu tahun.

7. Cara Memelihara Ternak Hamster

Salah satu kunci sukses beternak hamster adalah perawatan yang tepat untuk induk hamster yang hamil dan anak hamster yang baru dilahirkan. Bagaimana cara merawat mereka.

Perawatan Induk Hamster yang Sedang Hamil

Induk hamster betina yang sedang hamil biasanya akan menunjukkan perubahan fisik dan perilaku. Hamster yang sedang hamil biasanya terlihat lebih gemuk dan makan lebih banyak.

Selain itu, mereka umumnya lebih galak dan territorial. Mereka juga akan terlihat membuat sarang dengan cara menumpuk serbuk kayu di pojok kendang. Perut hamster betina yang sedang hamil baru akan terlihat membesar saat 2 atau 3 minggu setelah kawin.

Untuk perawatannya, peternak dapat:

  • Meminimalisir interaksi dengan hamster yang sedang hamil agar mereka tidak stress.
  • Sediakan makanan dan minuman lebih banyak.
  • Tingkatkan asupan protein pada diet hamster hamil.
  • Jangan perkenalkan makanan baru pada hamster yang sedang hamil.
  • Singkirkan mainan dari dalam kendang hamster agar tidak mencelakai anak hamster.
  • Hamster betina dapat melahirkan anak-anaknya tanpa bantuan manusia. Sehingga, peternak sebaiknya tidak mengintervensi proses tersebut.

Perawatan Anak Hamster

Setelah anak hamster lahir, peternak tidak boleh memegangnya, memisahkannya dari induknya, ataupun membersihkan kandang selama dua minggu. Yang perlu dilakukan oleh peternak adalah menjaga suhu ruangan tetap sejuk, sekitar 21 derajat Celcius.

Selain itu, peternak harus memastikan bahwa induk hamster memperoleh cukup makanan dan minuman selama menyusui anaknya. Periode menyusui hamster umumnya berkisar selama 3 minggu. Selama menyusui, induk akan memperkenalkan makanan kepada anaknya.

Agar induk dan anak tetap sehat, makanan yang diberikan sebaiknya tinggi protein. Setelah anak hamster berusia 3 minggu, segera pisahkan anak dari induknya. Jika perlu, pisahkan pula anak hamster betina dari anak hamster jantan.

Cara ternak hamster di atas cukup mudah dilakukan, bahkan oleh para peternak pemula. Beternak hamster sebenarnya adalah kegiatan yang tidak terlalu sulit dilakukan. Hal ini didukung dengan cepatnya hamster dewasa dan siap kawin. Sehingga, hampir siapa saja dapat melakukannya.

Baca Juga : Rekomendasi Mainan yang Aman untuk Hamster

Assyfa Putri Azzahra

Hello semuanya. Saya adalah seseorang yang mencinta hewan dan sangat senang memelihara hewan. SO jadilah blog sederhana ini.

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment