Memiliki hewan peliharaan seperti kelinci memang menyenangkan. Kelinci menjadi salah satu hewan peliharaan yang tidak hanya lucu, tetapi juga dapat menghidupkan suasana rumah. Namun, seringkali ditemukan kelinci mati mendadak tanpa pemiliknya mengetahui apa penyebabnya.
Penyebab Kelinci Mati Mendadak
Pada pembahasan kali ada sejumlah penyebab kelinci mati secara tiba-tiba yang biasa terjadi. Anda harus mengetahui penyebab ini agar menghindari kelinci peliharaan Anda mati secara tibatiba. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.
1. Karena Sakit
Penyebab yang paling umum terjadi pada kelinci yang mati secara tibatiba adalah sakit. Kelinci bisa terserang penyakit, sebab terdapat bakteri yang menyerang daya tahan tubuhnya. Apalagi jika kelinci Anda memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka kelinci akan mudah sakit dan berujung pada kematian.
Untuk menghindari kelinci terserang penyakit, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawatnya. Mulai dari merawat kandangnya agar tetap bersih dan steril, rajin membuang kotorannya, serta memperhatikan pola makanannya setiap hari.
Apabila Anda sudah menemukan kelinci Anda tandatanda sakit, sebaiknya langsung diobati tanpa ditunda. Jika perlu, Anda membawanya ke dokter hewan agar ditangani lebih lanjut mengenai pengobatannya.
2. Makanan yang Tidak Tepat
Penyebab kedua kelinci mati mendadak ialah makanan yang tidak tepat. Makanan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh pada kematian hewan peliharaan, khususnya kelinci. Misalnya Anda memberi makanan yang mengandung pengawet atau bahan kimia lainnya, maka bisa menyebabkan kelinci keracunan.
Selain itu, bisa juga terjadi karena makanannya yang tidak higienis, mengandung parasit, dan juga memakan makanan yang bukan untuk kelinci. Pastikan Anda mengetahui makanan yang cocok untuk kelinci Anda seperti apa.
Sebaiknya juga selalu memastikan kebersihan sayuran yang akan diberikan dengan cara mencucinya. Lalu, pastikan juga wadah makanannya selalu bersih agar kelinci Anda pun makan dengan aman dan higienis.
3. Kurang Berinteraksi
Kelinci mati mendadak selanjutnya bisa jadi karena stres. Seringkali ketika memiliki hewan peliharaan, menyimpannya di dalam kandang terus menerus. Hal ini tentu berbahaya bagi kelinci yang selalu disimpan di dalam kandang tanpa adanya interaksi. Apalagi kelinci termasuk salah satu hewan yang suka bersosialisasi.
Anda boleh menyimpannya di dalam kandang apabila memang diperlukan, seperti untuk beristirahat. Namun, sebaiknya Anda juga meluangkan waktu agar kelinci berkeliaran di halaman rumah. Jika perlu, Anda ajak kelinci Anda bermain hingga lincah dan aktif.
Jika memungkinkan juga, sebaiknya pelihara 2 hingga 3 ekor kelinci. Hal ini dilakukan agar kelinci Anda bisa bermain dengan temannya dan tidak merasa selalu sendirian. Pastikan juga agar kelinci selalu terlihat aktif setiap hari.
4. Faktor Psikis
Penyebab selanjutnya adalah faktor psikis. Kelinci juga membutuhkan kebahagiaan dan tergolong hewan yang mudah stres. Kondisi seperti ini dapat terjadi apabila kelinci Anda tidak mendapat perhatian dari Anda. Misalnya seperti jarang diajak keluar, dan disimpan di dalam kandang terus menerus setiap hari.
Contoh lainnya juga misal kelinci Anda berantem satu sama lain, namun tidak dipisahkan oleh Anda, hal tersebut bisa mengganggu psikis kelinci. Kelinci termasuk hewan yang aktif, senang bersosialisasi, atau bahkan bisa dibilang nakal jika terlalu aktif.
Walaupun demikian, Anda tetap harus memberikan perhatian yang lebih kepada setiap kelinci peliharaan Anda. Jangan bedabedakan antara kelinci yang satu dengan yang lainnnya.
5. Diserang Lalat
Kelinci mati mendadak selanjutnya karena faktor diserang lalat. Perlu diketahui oleh Anda bahwa lalat yang hinggap pada tubuh kelinci bisa membuat kelinci tersebut mati mendadak. Hal ini karena lalat memiliki banyak kuman, dan apabila hinggap di atas kelinci bisa bertelur di atasnya.
Setelah itu, nantinya telur lalat tersebut akan menetas dengan cepat dan menyerang tubuh kelinci baik dari dalam maupun luar tubuh. Lalat bisa hinggap dimana saja, baik itu di tubuh kelinci, di makanannya, atau di kandangnya.
Pastikan Anda selalu memperhatikan kelinci Anda dari serangan lalat yang mengganggu. Bila perlu, lakukan penyisiran pada bulu kelinci untuk merontokkan seluruh kuman yang mungkin ada di tubuhnya.
Tips Merawat Kelinci Agar Tidak Cepat Mati
Bagi Anda yang memeliharan hewan kelinci, sebaiknya Anda mengetahui tips merawat kelinci ini agar kelinci tidak mati mendadak. Pertama, Anda harus membuat kandang kelinci yang nyaman. Kelinci harus diletakkan di dalam ruangan, bukan di teras atau halaman rumah. Pastikan kandang disimpan di tempat yang teduh, terlindung dari panas matahari, serta hujan.
Buat kandang kelinci agak luas dan memiliki suhu yang hangat. Jika perlu, berikan rumah pengganti goronggorong yang biasa dibuat oleh kelinci di bawah tanah.
Selanjutnya, untuk menghindari kelinci mati mendadak adalah selalu menjaga kebersihan. Pastikan Anda selalu menjaga kebersihan tubuh, makanan, maupun kandang kelinci. Berikan litter box di sejumlah area kandang maupun di tempat biasa kelinci berkeliaran.
Selain itu, pastikan makanannya pun selalu sehat dan higienis, lalu sering dicuci terlebih dahulu dengan air mengalir. Anda pun harus memperhatikan jenis makanan apa saja yang cocok dengan kelinci Anda. Pasalnya, tidak semua jenis sayuran mungkin bermanfaat untuk tubuh kelinci. Anda bisa memberikan makanan sayuran seperti wortel atau kangkung.
Tidak hanya itu saja, agar bisa menghindari kelinci mati mendadak, Anda juga harus sering mengajak kelinci berinteraksi. Kelinci adalah hewan yang aktif dan senang bersosialisasi. Jangan biarkan kelinci Anda di dalam kandang sepanjang hari tanpa diajak bermain. Kelinci juga tentu butuh hiburan agar mendapat kebahagiaan.
Ajaklah kelinci Anda untuk bermain dengan menggunakan alat, membiarkan kelinci berkeliaran di halaman rumah, serta berinteraksi dengan sesamanya. Jika Anda menemukan kelinci bertengkar, Anda pun harus memisahkannya agar tidak stres.
Berikutnya, untuk menghindari stres, kelinci juga harus terhindar dari suara bising. Contohnya seperti suara kendaraan, suara mesin, teriakan anak kecil, atau suara hewan besar lainnya.
Pada kelinci hamil, Anda perlu memberi perhatian khusus. Sebab, kelinci hamil lebih rentan stres dan bisa cepat mati jika tidak ditangani dengan baik. Sudah seharusnya Anda memberi perhatian khusus kepada kelinci hamil dan memberikannya asupan makanan yang bergizi dan seimbang.
Sediakan selalu air minum segar dan bersih untuk menghindari dehidrasi. Air minum yang digunakan haruslah air matang yang layak minum seperti untuk manusia. Sebab, jika menggunakan air yang tidak bersih, tentu akan menimbulkan penyakit pada kelinci.
Dari penjelasan di atas, kini Anda sudah mengetahui apa penyebab kelinci mati mendadak. Dari penyebab di atas tentunya bisa Anda hindari dengan melakukan halhal cara merawat kelinci.
Memiliki hewan peliharaan seperti kelinci memang cukup berbeda daripada memelihara hewan peliharaan kucing atau yang lainnya. Pasalnya, kelinci memang termasuk hewan yang mudah terserang penyakit dan cepat mati, sehingga perawatan dan penangannya pun harus tepat dan sesuai.
Baca Juga : 11 Cara Mengobati Kelinci Kembung Paling Efektif






Leave a Comment