Apakah Anda bingung bagaimana cara membedakan burung gagak jantan dan betina yang paling mudah dilakukan. Jangan khawatir karena kami sudah menyiapkan materi agar masalah tersebut bisa teratasi.
Sekarang memang penghobi kicau sudah mulai merambah dunia lebih luas dengan berbagai koleksi aves favoritnya. Gagak juga tidak luput dari pantauan karena ternyata memiliki sebuah nilai kicau tersendiri.
Tentu saja Anda apabila ingin mencari harus melihat seperti apa kondisi morfologi mereka apakah jantan atau betina. Jadi kita bisa memberikan treatment paling cocok agar mereka bisa berkicau secara optimal.
Jika perawatannya optimal maka suara dari burungnya akan menjadi lebih nyaring dan tidak ada serak. Sekarang penilaian suaranya adalah apakah ada serak ketika burungnya berkicau atau tidak.
Hal seperti itu hanya dapat kita peroleh apabila perawatannya sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu mari kita cari tahu seperti apa sebenarnya ciri paling akurat sehingga bisa memberikan perawatan tepat.
Cara Membedakan Burung Gagak Jantan dan Betina dari Morfologi
Secara morfologis sebenarnya ada beberapa perbedaan yang subtle dari spesies aves satu ini. Kami sudah merangkum beberapa cara paling mudah dilakukan sehingga Anda tidak perlu kesulitan lagi membedakannya.
1. Warna lidah
Apabila kita melihat lidah secara teliti maka akan ada perbedaan antara jantan dan betina. Jika jenis kelaminnya laki-laki kita akan mendapatkan corak hitam di bagian tengah lidahnya.
Corak tersebut akan terlihat seperti toh dan di sekitarnya tetap memiliki warna alami. Kemudian pada jenis kelamin wanita tidak akan terlihat corak hitam pada bagian tengah.
Perlu diketahui bahwa corak lidah ini akan ada pada beberapa bagian namun spot uniknya berada di tengah. Jika tengah ada corak hitam maka bisa dipastikan bahwa burungnya tidak bisa bertelur.
2. Ukuran paruh
Salah satu cara membedakan burung gagak jantan dan betina berdasarkan morfologinya adalah dari paruh. Semakin lebar bentuk paruhnya maka bisa dipastikan bahwa aves tersebut tidak bisa bertelur.
Sehingga aves pejantan akan memiliki bentuk paruh cenderung lebih ramping dibandingkan lawan jenisnya. Ini memang cukup sulit dilihat bagi mata orang awam jika tidak ada perbandingan secara langsung.
3. Bentuk dada
Dari bentuk dada burungnya kita bisa membedakan mereka sesuai dengan kelaminnya masing-masing. Bagi para pejantan akan memiliki ukuran dada sedikit lebih lebar.
Kemudian ketika burungnya ternyata wanita ukuran dadanya akan terlihat relatif ramping. Hal tersebut juga disebabkan oleh pola makan dari setiap jenis sehingga membuat morfologinya berbeda.
Memang cukup sulit bagi orang awam untuk melihat seperti apa sebenarnya jenis kelaminnya. Namun jika sudah tahu cara membedakan burung gagak jantan dan betina akan lebih mudah.
Dengan menggunakan tiga acuan morfologi tersebut maka kita bisa lebih akurat dalam memprediksi. Memang tidak mudah bagi orang awam untuk tahu secara langsung seperti apa sebenarnya jenis kelaminnya.
Cara Membedakan Burung Gagak Jantan dan Betina dari Tingkah Laku
Sebenarnya kita bisa melihat berdasarkan tingkah laku ketika burungnya sudah masuk dalam sangkar. Ini memang berbeda dengan ketika masih ada di alam liar jadi langsung saja simak seperti apa cirinya.
1. Burung pejantan jauh lebih agresif
Ketika kita menangkap dari alam liar kemudian dimasukkan dalam sebuah sangkar maka agresivitas akan berbeda. Para pejantannya akan memiliki agresivitas jauh lebih tinggi dibandingkan lawan jenis.
Ini adalah cara membedakan burung gagak jantan dan betina paling mudah ketika pertama kali mendapatkannya. Sedangkan ketika burungnya tidak terlalu agresif besar kemungkinan bahwa mereka bisa bertelur.
Kita dapat mengetes sendiri dengan cara memasukkan tangan ke dalam sangkarnya. Apabila aves menjadi agresif dan mematuk tangan maka kemungkinan besar bahwa itu adalah pejantan.
2. Betinanya maka lebih banyak
Ketika baru beberapa hari dimasukkan sangkar dari alam liar betinanya memang lebih rentan terkena stress. Mereka akan makan dengan porsi jauh lebih tinggi dibandingkan lawan jenisnya.
Sehingga ketika kita memberikan segenggam kacang dan cepat habis kemungkinan aves itu bisa bertelur. Jadi memang perlu diperhatikan seperti apa tingkah lakunya beberapa hari setelah masuk dalam sangkar.
Dengan cara membedakan burung gagak jantan dan betina tersebut tentu kita bisa memberikan perlakuan secara optimal. Sehingga mereka bisa sembuh dari stress dan perlahan menjadi jinak.
3. Pejantannya sering membuka kedua sayap
Ini adalah tanda stress bagi pejantan ketika belum lama diambil dari alam liar. Dia akan banyak membuka kedua sayapnya lebar-lebar untuk menjelaskan bagaimana dominasinya.
Dari segi jumlah makanan juga tidak terlalu banyak jadi mudah dibedakan dengan lawan jenisnya. Langkah seperti ini memang paling mudah namun berisiko jika stress tidak ditanggulangi lebih cepat.
Ketiga metode tersebut merupakan langkah paling akurat karena kita melihat berdasarkan pola stress. Biasanya itu paling mudah dilihat pada saat burungnya memang belum lama ditangkap dari alam liar.
Cara Membedakan Burung Gagak Jantan dan Betina di Alam Liar
Karena berada di alam liar maka ini adalah cara paling sulit dilakukan terutama ketika menggunakan mata telanjang. Namun ada beberapa metode meskipun tidak akurat untuk membedakannya seperti berikut.
1. Lihat dimana dia bertengger
Ternyata cara membedakan burung gagak jantan dan betina bisa melalui tempatnya bertengger. Apabila aves bertengger di tempat lebih terbuka kemungkinan besar itu adalah pejantan.
Namun ketika mereka bertengger di tempat terbuka maka kemungkinan besar adalah betinanya. Ini tidak hanya berlaku pada pohon namun berbagai tempat lainnya seperti atap rumah.
Secara umum jantannya lebih suka mengekspos keberadaannya di alam terbuka. Sedangkan lawan jenisnya sering bersembunyi dan lebih sering keluar pada malam hari.
2. Bagaimana mereka berkicau
Dari kicauannya kita juga dapat menjadikannya sebagai cara membedakan burung gagak jantan dan betina. Semakin sering berkicau itu menandakan bahwa jenis kelaminnya adalah pejantan.
Oleh karena itu apabila ingin digunakan untuk kontes memang perlu menggunakan jantannya. Ketika kita menggunakan betinanya untuk kontes maka dia akan jarang berkicau.
Butuh effort lebih tinggi untuk mendapatkan gagak betina yang gacor untuk kontes. Sehingga jika Anda adalah seorang aviator casual lebih baik menggunakan pejantannya saja sebagai peliharaan.
3. Interaksi dengan manusia
Kemudian jika burungnya tidak terbang ketika kita dekati ada dua kemungkinan terbesar. Dia akan menoleh ke arah lain atau justru memandang langsung pada orang menghampirinya.
Apabila menoleh ke arah lain bisa dipastikan itu adalah betinanya karena mereka cenderung tidak tertarik pada hal baru. Pejantannya justru akan melihat ke arah orang mendekatinya.
Perbedaan Perlakuan pada Jantan atau Betina
Salah satu alasan banyak orang penasaran seperti apa cara membedakan burung gagak jantan dan betina adalah perlakuannya. Jadi perlu dibedakan ketika kita memelihara pejantan atau betinanya.
Biasanya itu dilakukan oleh para breeder sehingga bisa menghasilkan gagak breeder. Ini tentu lebih tahan terhadap stress karena dari kecil mereka sudah berada dalam sangkar dan dekat dengan manusia.
Perlakuan untuk pejantan sebenarnya tidak terlalu istimewa apalagi ketika baru mengambil dari alam liar. Kita hanya perlu memberikan mereka kacang tanah yang belum dikupas sebagai makanannya.
Bagi aves betinanya ketika memberikan makan kacang tanahnya justru harus dikupas. Ini berkaitan dengan perilaku masing-masing jenis kelamin ketika menikmati makanannya ketika berada di alam bebas.
Pejantan menjadikan makanannya sebagai salah satu hiburan sehingga dapat menyenangkannya. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi betinanya sehingga kita perlu menerapkan perlakuan berbeda.
Jika sudah memahami berbagai informasi tadi tentu sekarang Anda jauh lebih paham masalah morfologi burungnya. Cara membedakan burung gagak jantan dan betina akan sangat membantu agar treatmen pada aves bisa tepat.
Baca Juga : 10 List Makanan Burung Gagak Favorit Agar Jadi Penurut






Leave a Comment