Ingin Menang Kontes! Begini Cara Merawat Cucak Ijo Agar Sering Berkicau

Sebenarnya cara merawat cucak ijo itu sangat mudah dilakukan namun itu hanya berlaku pada hasil breeding. Apabila burungnya adalah hasil tangkapan alam liar maka itu sudah berbeda cerita.

Oleh karena itu pada kesempatan ini kami akan lebih fokus pada hasil tangkapan alam liar saja. Pemilik harus bisa menjinakkan dulu agar nantinya mereka bisa berkicau lebih indah dan juga intens.

Tanpa memberikan perlakuan khusus tentu saja kita tidak bisa memperoleh hasil optimal dari keduanya. Ini akan memberikan dampak buruk apabila tidak diberikan perawatan secara tepat dan konsisten.

Jadi modal pertama apabila kita ingin merawat cucak ijo dari hasil tangkapan liar adalah sikap disiplin. Jangan sampai lupa dalam memberikan perawatannya karena itu akan berdampak signifikan pada burungnya.

Kami sudah mempersiapkan beberapa materi inti sehingga Anda dapat menjadikan sebagai referensi. Tujuannya agar nanti perawatan burungnya bisa berlangsung secara optimal dan konsisten.

Cara Merawat Cucak Ijo Agar Cepat Jinak

Pertama kita harus tahu bagaimana metode perawatan agar burungnya cepat jinak terutama jika dapat dari tangkapan alam liar. Apa saja pendekatan dilakukan agar proses tersebut tidak memakan terlalu lama.

Karena ketika terlalu lama di dalam sangkar dan sulit membiasakan diri maka burungnya nanti bisa stress. Ketika sudah stress jelas tidak mau berkicau dan paling parah berujung pada kematian.

Ada beberapa cara merawat cucak ijo agar cepat jinak sehingga bisa menghindarkan dari potensi terburuk. Berikut ini adalah beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan untuk membuatnya tidak takut pada manusia.

1. Membiasakan keberadaan manusia

Kesalahan terbesar banyak orang adalah melakukan karantina pada aves sehingga tidak terbiasa pada manusia. Ketika malam hari kita tidak perlu memberikan tudung apabila cahaya memang cukup redup.

Jadi pemberian tudung ketika malam hari itu tidak perlu agar aves bisa lebih cepat jinak. Ini akan membantu mereka membiasakan diri pada keberadaan manusia dan tahu bagaimana pola kehidupannya.

Bahkan interaksi ringan seperti memberi makan atau memindahkan kandang dapat menjadi acuan penting. Jadi kita menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki niat menyakiti pada aves.

2. Tempatkan pada lokasi relatif sunyi

Meskipun cara merawat cucak ijo adalah membiasakan pada keberadaan manusia namun urusan bunyi berbeda lagi. Usahakan menempatkannya di lokasi lebih sunyi dibandingkan lainnya.

Itu karena faktor suara dapat berpengaruh secara signifikan terhadap bagaimana respon mereka. Jadi jangan ditaruh di teras atau beranda, lebih baik tempatkan di halaman belakang saja.

Metode ini cukup bagus juga untuk menjauhkan potensi stress bagi aves itu sendiri. Jadi kesehatan mereka secara keseluruhan juga akan menjadi jauh lebih bagus perkembangannya.

Kedua pendekatan tersebut tentu bisa menjadi acuan bagaimana Anda akan merawatnya. Langkah seperti ini tentu saja semakin optimal apabila kita melakukannya secara konsisten setiap hari.

Cara Merawat Cucak Ijo untuk Harian

Perawatan harian juga dapat kita perhatikan agar kedekatan pemilik dan peliharaan semakin terwujud. Langkah ini tentu saja dapat kita jadikan sebagai metode agar nantinya mampu memberikan hasil optimal.

1. Beri makanan dengan porsi kecil

Ada alasan sebenarnya kenapa kita harus memberikan makanan dalam porsi kecil. Yaitu agar interaksi manusia dan burungnya menjadi lebih tinggi seperti memberikannya makan.

Cara merawat cucak ijo ini juga akan membiasakan aves untuk dekat dengan keberadaan pemilik. Dia akan perlahan tahu bahwa pemiliknya menginginkan dia hidup dengan memberikan makan.

Secara perlahan itu akan memberikan ketenangan pada burungnya dan mereka tidak stress. Jika sudah merasa nyaman di kandang maka kicauan akan menjadi lebih sering terdengar.

2. Mandikan dengan teratur

Banyak orang suka memandikan burung dengan cara menggunakan penyemprot sekali setiap hari. Intensitas tersebut memang boleh saja jika aves memang hasil breeding dan aktivitas tersebut sudah menjadi kebiasaan.

Namun ketika aves adalah hasil tangkapan liar justru kita tidak boleh terlalu sering memandikannya. Ini ketika sudah jinak baru Anda boleh memandikannya secara rutin setiap hari.

Apabila masih liar dan kurang dekat dengan pemiliknya memandikan cukup sekali atau dua kali saja dalam satu minggu. Itu sudah cukup sering untuk menjaga kesehatan burungnya saja.

3. Berikan makanan hidup

Salah satu cara merawat cucak ijo agar cepat menurut adalah memberikannya makanan hidup. Jadi tidak hanya sekedar pakan burung saja namun juga memberikannya serangga.

Berbagai macam pakan hidup juga dapat kita berikan untuk menjaga kesehatan mereka. Memberikan pakan hidup juga akan membantu merangsang hasrat kicau burungnya lebih intensif.

Cara Merawat Cucak Ijo dengan Mastering

Mastering adalah sebuah istilah untuk melatih kicauan burung agar mereka lebih sering berkicau. Mastering sendiri merupakan sebuah kegiatan sosial dalam dunia aviari karena dapat mempengaruhi sifat mereka.

Jadi para pemilik dapat mempertemukan cucak ijo peliharaan dengan milik orang lain agar dapat saling bersahutan. Metode ini cukup optimal apabila cucak ijo dirasa cukup monotone dalam kicauannya.

Cara merawat cucak ijo seperti ini adalah hal lumrah bagi mereka ingin mengikuti kontes kicau. Kita bisa mendapatkan hasil cukup optimal menggunakan metode mastering ini dalam waktu singkat.

Kita juga boleh menggunakan varian burung lain dalam melakukan mastering agar kicauannya lebih bervariasi. Selama tidak berbeda terlalu jauh dengan varietasnya maka kita tetap dapat menggunakannya.

Mastering juga bisa menggunakan audio saja seperti dengan memakai suara dari musik android. Bahkan sekarang banyak orang melakukan mastering dengan menonton video dari media streaming.

Langkah tersebut memang dapat digunakan namun efektivitasnya masih kalah dengan mastering langsung. Karena ketika kontes burung tentu akan bertemu dengan lainnya dan itu memerlukan mental kuat.

Apabila cara merawat cucak ijo hanya menggunakan mastering audio saja maka burungnya tidak terlatih secara mental. Ini akan membuat mereka sedikit manja dan terkadang sulit berkicau ketika bertemu aves lainnya.

Oleh karena itu metode mastering memang paling tepat menggunakan burung asli sebagai objek. Jika Anda bergabung dalam komunitas kicau daerah pasti tidak akan sulit menemukan partner mastering bagus.

Cara Merawat Cucak Ijo Agar Tidak Mudah Sakit

Menjaga kesehatan adalah salah satu fokus utama bagi seorang pemilik ketika merawat piaraannya. Oleh karena itu lakukan hal berikut ini agar aves tidak mudah sakit dan kicauannya tetap berbunyi merdu.

1. Jemur secara rutin

Penjemuran aves ini bertujuan untuk menjaga kondisi badan mereka tetap bagus. Sinar matahari antara pukul sepuluh sampai sebelas siang tentu akan cocok sebagai asupan vitamin D burungnya.

Proses penjemuran ini juga jangan terlalu lama karena justru akan membuat aves kepanasan. Kita hanya butuh waktu setengah sampai satu jam saja dalam penjemuran sampai selesai.

2. Berikan asupan vitamin

Memberikan asupan vitamin pada makanannya juga menjadi salah satu cara agar menjauhkannya pada penyakit. Kita bisa memberikan multivitamin dalam bentuk cair juga untuk dicampur pada minumannya.

Silahkan pilih sendiri mana metode pemberian paling mudah yang bisa dilakukan. Selama intensitasnya terjaga dan dosis tepat ini tentu dapat dilakukan secara rutin agar aves terjaga kesehatannya.

3. Mandikan dengan cairan anti bakteri

Ada sabun tersendiri yang biasa digunakan sebagai campuran air penyemprot ketika memandikan burung. Anda bisa menggunakannya agar tubuh burungnya semakin bersih dan jauh dari jamur atau bakteri.

Dengan menggunakan semua metode tadi tentu sekarang Anda bisa langsung menerapkan perawatannya sendiri. Cara merawat cucak ijo dari alam liar memang butuh ketelitian tersendiri dibandingkan hasil breeding.

Baca Juga : 10 Jenis Makanan Burung Cucak Ijo yang Harus Anda Ketahui

Assyfa Putri Azzahra

Hello semuanya. Saya adalah seseorang yang mencinta hewan dan sangat senang memelihara hewan. SO jadilah blog sederhana ini.

Bagikan:

Leave a Comment