Cara mengatasi kucing betina birahi sangat dibutuhkan sebab umumnya terasa menganggu kenyamanan. Mereka menjadi jauh lebih aktif dan berisik sehingga terkadang mengganggu ketenangan di rumah.
Kucing betina sendiri mempunyai siklus fisik yang mempersiapkan tubuhnya untuk berhubungan seks dan hamil. Namanya ialah fase etrus atau birahi yang merupakan naluri untuk kawin.
Fase ini bisa datang ketika kucing betina menginjak usia 5 hingga 10 bulan. Biasanya menunjukkan beberapa tanda seperti mengeong lebih keras, kehilangan nafsu makan, mencoba melarikan diri dari rumah, melakukan posisi kawin dan lain sebagainya.
Cara Mengatasi Kucing Betina Birahi di Rumah
Naluri berhubungan seks yang begitu kuat ketika birahi membuat kucing mencoba untuk kawin dengan lawan jenis di dekatnya. Baik itu saudaranya maupun orang tuanya sendiri.
Fase ini sebenarnya normal terjadi. Namun, sering kali pemilik merasa tidak nyaman karena kucing kerap mengeong hingga tidak mau makan.
Tidak perlu bingung, silahkan coba terapkan cara mengatasi kucing betina birahi berikut ini.
1. Memberikan Perhatian Lebih
Apabila Anda melihat kucing menunjukkan tanda-tanda birahi, coba saja memberikan perhatian lebih. Perhatian yang lebih dari biasanya mampu membantu menurunkan atau meringankan stres.
Banyak sekali bentuk perhatian yang bisa diberikan. Misalnya saja memberikan makanan favorit, menyisir bulu-bulunya sampai memangkunya. Perhatian lebih akan menenangkan mereka dan menjaga tingkat stres supaya senantiasa terkendali.
2. Memberikan Waktu Menyendiri
Tidak semua kucing menyukai perhatian lebih dari pemiliknya. Ada juga yang menyukai kesendirian ketika merasakan fase birahi. Jadi, Anda perlu mengenali karakter dan kebutuhan mereka ketika fase tersebut.
Jika lebih suka dibiarkan sendirian, maka coba berikan waktu. Ada kemungkinan mereka merasa mudah tersinggung atau bertindak lebih agresif dari biasanya, sehingga lebih suka menyendiri.
Kalau misalnya saja Anda ingin memberikan perhatian seperti mengelus bulunya lantas mereka berlari masuk ke ruangan lain, maka biarkan saja. Anda tidak perlu menghampirinya, coba berikan waktu untuk menyendiri dalam keadaan tenang.
3. Bermain
Mengajak bermain juga bisa menjadi cara mengatasi kucing betina birahi. Ketika fase birahi datang, ada dorongan untuk kawin sifatnya naluriah. Muncul juga keinginan untuk berburu.
Anda tidak perlu menyingkirkan sifat alamiah tersebut. Justru bangkitkan saja naluri berburunya dengan mengajak bermain. Sehingga membantu mengalihkan perhatian dari birahi.
Gunakan mainan apa saja yang memang aman untuk hewan peliharaan. Cukup ajak bermain di dalam ruangan tanpa perlu mengajaknya ke luar rumah. Anda juga bisa menikmati waktu bersenang-senang dengan kucing ketika mengajak bermain.
4. Menjauhkan dari Kucing Jantan
Apabila Anda tidak ingin terjadi kehamilan, salah satu cara mengatasi kucing betina birahi ialah menjauhkannya dari lawan jenisnya. Tentu ketika tidak ada kontak fisik maka kehamilan bisa dicegah.
Banyak cara bisa dilakukan untuk menjauhkan dari lawan jenis. Misalnya saja menempatkan kucing betina di dalam kandang khusus. Akan tetapi, pastikan kandangnya terasa cukup nyaman.
Jangan lupa memperhatikan makanan dan minumannya ketika dimasukkan kandang. Tentu perasaan bosan bisa muncul jika terus menerus di dalam kandang. Jadi, pastikan mereka tidak merasa begitu tersiksa ketika dimasukkan ke dalam kandang.
Selain itu, sediakan juga litter box yang dibersihkan secara rutin. Tujuannya untuk mencegah tingkah laku mereka yang suka buang air kecil sembarangan di dalam rumah ketika birahi.
Cara lainnya ialah menutup akses untuk keluar rumah. Misalnya menutup jendela atau pintu yang mudah dibuka oleh kucing. Jangan sampai mereka kabur dan mendekati lawan jenis.
Hal ini perlu lebih diperhatikan lagi apabila Anda juga memelihara kucing jantan. Pastikan keduanya terpisah di dalam rumah jika si betina mengalami birahi. Letakkan di dalam ruangan yang sulit diakses oleh lawan jenis.
5. Menjadikan Kandang Terasa Hangat
Cara mengatasi kucing betina birahi supaya merasa nyaman di dalam kandang ialah menjadikannya terasa hangat. Kehangatan sendiri mampu menenangkan perilaku mereka Supaya lebih hangat, coba letakkan selimut atau handuk hangat.
Hal ini perlu lebih diperhatikan ketika musim hujan. Karena, musim hujan membuat udara terasa dingin sehingga diperlukan alas yang lebih hangat daripada ketika musim kemarau.
Biarkan alas yang hangat dipakai untuk tidur. Jika tidurnya nyaman, tentu kucing lebih cepat diam dan tidak berisik. Selain itu, Anda juga bisa menyemprotkan feromon kucing buatan guna membantu mengurangi stres birahi.
6. Sterilkan
Apabila ingin menerapkan cara mengatasi kucing betina birahi tanpa kawin, maka coba sterilkan mereka. Apabila dibiarkan kawin terus menerus maka akan menambah jumlah anak kucing di rumah.
Silahkan mempertimbangkan dahulu ingin membiarkannya kawin atau tidak. Jika tidak, maka mandulkan saja dengan bantuan dokter hewan. Tujuannya supaya prosedur yang dijalankan tepat dan tidak membahayakan nyawa.
Anda tidak harus langsung ke dokter hewan dan meminta kucing betina disterilkan. Coba konsultasi dahulu dengan dokternya. Sehingga bisa membuat keputusan yang tepat.
7. Kawinkan
Apabila ingin memiliki anak kucing baru di rumah, maka salah satu cara mengatasi kucing betina birahi yang bisa dilakukan ialah mengawinkannya. Sehingga mampu membantu memuaskan nafsu kucing betina.
Silahkan kawinkan dengan lawan jenis sesuai ras. Proses pendekatan menuju kawin bisa berlangsung dalam waktu singkat maupun lama. Jadi tunggu saja prosesnya sampai selesai.
8. Memberi Catnip
Catnip mampu menenangkan kucing betina birahi. Anda bisa memperoleh catnip secara mudah di pet shop. Jika tidak ingin keluar rumah, pesan saja melalui marketplace atau toko online.
Catnip ialah wewangian yang dibuat dari tanaman herba dan mempunyai efek menenangkan. Ada beragam tipe catnip di pasaran, mulai dari berbentuk mainan, tanaman kering, tanaman hidup hingga diffuser elektrik.
Jika ingin aromanya menyebar secara otomatis di dalam ruangan, maka gunakan saja diffuser elektrik. Alatnya yang mampu menyebarkan wewangian catnip secara otomatis tentu sangat praktis untuk digunakan.
9. Memutar Musik yang Menenangkan
Bukan hanya manusia yang menyukai atau menikmati alunan musik. Alunan musik yang menenangkan juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi kucing betina birahi. Misalnya saja musik klasik, jazz dan lain sebagainya.
Memutar musik yang menenangkan mungkin bukan cara yang akan berhasil selamanya. Akan tetapi, mampu memberikan efek tenang di dalam rumah. Sehingga mampu mengalihkan suara kucing birahi lainnya yang ada di luar rumah.
10. Memberikan Obat Penurun Birahi
Apabila perilaku kucing betina terlalu agresif dan sangat menganggu kenyamanan di rumah, coba berkonsultasi dengan dokter hewan. Sampaikan perilaku yang agresif tersebut dan minta solusinya.
Anda dapat mempertimbangkan untuk memberikan obat penenang untuk kucing birahi. Tujuannya ialah menghambat hormon dan menjadikannya tenang. Obat penenangnya bisa ditemukan di pet shop.
Namun, pastikan untuk menerapkan cara mengatasi kucing betina birahi ini dengan diawali konsultasi pada dokter hewan. Jangan langsung membeli obat penenang di pet shop tanpa paham manfaat dan risikonya.
11. Membersihkan Tempat Pasir secara Rutin
Membersihkan litter box secara rutin sepertinya tampak sepele. Namun sebenarnya cara ini cukup efektif. Sebab, kucing betina yang birahi mempunyai kebiasaan menandai daerahnya memakai air kencing.
Aroma kencingnya akan berbeda dengan saat tidak birahi. Aroma kencing tersebut dipakai sebagai umpan untuk mengundang datangnya lawan jenis. Oleh sebab itu, Anda bisa mencegah datangnya lawan jenis dengan membersihkan litter box.
Apabila litter box tidak rajin dibersihkan, tentu lawan jenis akan mampu mencium aroma kencing tersebut dan berupaya mendatangi kucing betina Anda. Jika tidak mengawasinya, bisa-bisa terjadi kehamilan.
Birahi merupakan fase normal yang dialami oleh kucing betina maupun jantan dan tidak berbahaya. Namun, jika terasa mengganggu bisa menerapkan cara mengatasi kucing betina birahi di atas yang dapat dilakukan dengan mudah.
Baca Juga : Apa Saja Jenis Vaksinasi yang Diperlukan untuk Anak Kucing!






Leave a Comment